Hit enter after type your search item

    Mengapa Jadi Guru Belahan Jiwa?

    /
    /
    /
    413 Views

    Mengapa Jadi Guru Belahan Jiwa?

    Guru Belahan Jiwa. Sebentar lagi tahun pelajaran 2019/2020 akan dimulai, liburan akhir tahun telah usai dan saatnya kita kembali pada lingkungan kita. Berjumpa dengan anak-anak dan tentunya dengan rekan seperjuangan di sekolah. Ada perasaan campur aduk antara senang dan agak berat memulai. Rasa senang itu karena bertemu anak-anak yang hampir 1 bulan tak berjumpa, rasanya aneh jika sebelumnya kita hampir setiap pagi bersua dengan mereka, belajar bersama dan menemani mereka bermain di kelas. Ah kini tinggal hitungan hari saya akan berjumpa dengan mereka (horeeee).

    Lalu apa yang buatku agak berat? Tak lain dan tak bukan, karena selama liburan siklus kegiatan saya berbeda dibanding sebelumnya. Saat liburan hidup agak santai, bangun pagi dan setelah bangun bisa melakukan aktifitas lainnya bahkan bisa tidur siang dengan nyenyak ( hehehe rutinitas yang tidak bisa saya lakukan jika sedang masuk sekolah). Namun, nanti saat mulai sekolah, bangun pagi dan dilanjutkan persiapan ke sekolah, maksimal jam 06.30 sudah ada di sekolah ( woow banget kan). Jadi harus benar-benar memulai dari awal lagi untuk mengubah siklus itu. Tapi tak masalah, saya tetap semangat untuk memulai kegiatan itu dan bertemu dengan mereka. Kebetulan tahun ini saya mendapat tugas mengajar di kelas 6 (sebelumnya saya mengajar di kelas 5).

    guru belahan jiwa -kelas 5c
    guru belahan jiwa -kelas 5c

    Ngomong-ngomong tentang profesi guru, ternyata untuk menjadi guru itu tidak semua anak saat ini memiliki cita-cita menjadi guru loh. Apa buktinya? Yup, saya sedikit menganalisis dari kegiatan Carier Day yang selenggarakan sekolah khususnya kelas 5 sebanyak 104 siswa (Kegiatan Carier Day adalah siswa diminta menjalani profesi pilihannya selama sehari, mirip acara“Andai Aku Menjadi”). Dari hasil survey itu mereka yang memilih untuk menjadi guru hanya sekitar 8 anak saja. Lalu bagaimana yang lainnya? Yang lainnya lebih banyak memilih untuk menjadi dokter (32 siswa), Polisi, TNI, Koki dll. ( baca Juga : Alasan saya jadi blogger )

    Jumlah pilihan siswa untuk menjadi guru sangat sedikit dibandingkan pilihan profesi yang lainnya tersebut tidak salah, karena memang mereka belum memahami banyaknya keutamaan/keistimewaan menjadi seorang guru. (hehehe). Mau tahu keistemawaannya apa? Saya bisa jabarkan berikut ( tapi ini menurut saya ya, bisa jadi ada keistimewaan lainnya menurut pembaca).

    Berperan Penting Bagi Masa Depan

    Menjadi guru, maka akan siap menjadi sosok yang digugu dan ditiru, juga jadi panutan. Mengapa karena guru adalah pengganti orangtua siswa di sekolah. Selain ilmu, siswa juga akan mencontoh perilaku gurunya. Jadi guru memiliki peran penting dalam membentuk perilaku siswa ke depannya. Karena tanpa disadari, sekecil apapun hal yang kita bagikan bagikan, bisa berarti sangat besar dan mengapai pada kesuksesan anak didik kita. ( Luar biasa bukan)

    Selalu Semangat Belajar

    Saat guru mengajar materi di kelas, kita akan belajar terlebih dahulu. Tidak mungkin, kan, mengajar siswa tentang sesuatu materi tanpa menguasai bidang tersebut? Apalagi kalau menghadapi pertanyaan-pertanyaan siswa kita yang kritis. Dengan mengajar, semangat untuk terus belajar dalam diri akan semakin bertambah. Istimewahnya ? Otak kita juga semakin terasah kemampuannya karena terus-menerus diasah dan pengetahuanmu semakin luas tentunya.

    Memiliki Kesabaran Tinggi

    Menjadi guru terutama anak TK dan SD adalah suatu hal yang luar biasa, dalam kelas guru akan menemani belajar siswa sebanyak kurang lebih sekitar 25 siswa dan uniknya sifat mereka berbeda-beda loh. Ada yang pendiam, aktif, cepat belajarnya dan lain sebagainya. Jadi orang yang memutuskan menjadi guru adalah orang yang memiliki tingkat kesabaran yang luar biasa. ( termasuk saya hehehe, memuji diri sendiri)

    Hiburan

    Tingkah dan perkataan siswa (khususnya TK dan SD) yang masih polos-polos akan membuat kita tertawa ( ini yang saya sukai jika di kelas, pasti akan menemukan tingkah yang aneh tiap harinya hehehe). Siswa juga tidak akan segan mengungkapkan isi hati mereka yang biasanya dapat membuat hati terenyuh ( Ini juga pernah saya alami, dapat surat cinta dari siswa yang bikin mellow hiks hiks love you). Mereka tidak akan malu menunjukkan rasa sayang kepada guru.

    Ilmu Sebagai Ladang Jariyah

    Dalam sebuah riwayat menyatakan, bahwa ada 3 amalan yang tidak akan terputus walaupun orang yang telah melakukan amalan telah meninggal yaitu: anak yang sholeh, sedekah dan ilmu yang bermanfaat.

    Nah, Guru yang mengajar muridnya dengan tulus dan ikhlas, menyampaikan ilmu yang bermanfaat bisa menjadi amal jariyah kelak. Kita ibaratkan dengan sangat sederhana. Jika seorang atau beberapa anak didik mendapat sebuah ilmu yang bermanfaat dari guru dan digunakan terus oleh dia maka selama itulah pahala akan tetap mengalir pada guru. Bonusnya lagi, jika ilmu yang kita ajarkan tersebut diajarkan ke orang lain maka si guru juga akan tetap mendapat pahala dobel tanpa mengurangi pahala orang tersebut. ( Subhanallah ) besar sekali balasan seorang guru.

    Dan pastinya masih banyak sekali keuntungan menjadi seorang guru. Saya tidak bisa menuliskan lagi di sini karena bisa jadi akan menghabiskan beberapa postingan, beberapa lembar ataupun beberapa papan tulis di kelas (hehehe).

    Oh iya, bicara tentang papan tulis. Saat ini di sekolah hampir sebagian besar memakai papan tulis putih dan sudah meninggalkan papan tulis hitam. Jika zaman dulu papan tulis hitam memakai kapur untuk menulisnya, kini zaman telah beralih sehingga menjadikan papan tulis putih dan spidol saat menerangkan pelajaran di kelas. Ada beberapa pertimbangan menggunakannya salah satu alasannya dengan itu kelas lebih bersih dan tulisan juga jelas dibandingan menggunakan kapur. Begitu juga di sekolah kami sudah menggunakan papan putih dan spidol dalam kelas.

    Saat di kelas Faber Castell Eco Whiteboard Marker  adalah salah satu spidol pilihan saya saat mengajar, mengapa saya memilih ini. Ada beberapa pertimbangan, yaitu :

    Faber Castell Eco Whiteboard Marker 

    Faber Castell ECO Whiteboard Marker
      1. Saat menulis baunya tidak begitu menyengat dan tidak buat pusing kita
      2. Toluene dan xylene free
      3. Tinta lebih tebal dan cerah sehingga murid di belakang masih bisa membaca dengan jelas
      4. Meskipun tebal tetapi tulisannya mudah dihapus
      5. Bisa diisi ulang atau refillable ( jangan kuatir ada isi ulangnya kok)
      6. Tersedia berbegai warna ( Hitam, biru, hijau dan merah) sehingga kita sebagai guru bisa menggukanan variasi warna saat menulis jika ada materi penting.

    Lalu bagaimana denga isi ulang tintanya? Faber Castell Refill ECO Whiteboard Marker memiliki keistimewaan tidak kalah jauh dengan kualitas spidolnya. keistimewaannya:

    Loading...

    Faber Castell Refill ECO Whiteboard Marker

    Faber Castell Refill ECO Whiteboard Marker
      1. Bau juga tidak menyenggat hampir sama dengan bau spidol sebelum diisi ulang sehingga aman bagi kesehatan
      2. Tintanya tetap tebal dan cerah meskipun isi ulang
      3. Mudah dihapus juga loh
      4. Volume refill 15 ml yang tidak teralu besar dan tak terlalu kecil juga cukup untuk kebutuhan kita mengajar
      5. Warnanya juga bervariasi ada hitam, biru dan merah.

    Cara isi ulang (refill) spidolnya juga gampang, tinggal buka penutup refill Faber Castell Refill ECO Whiteboard Marker kemudian tuangkan refill ke dalam barrel spidol dan tutup lagi refillnya. Cukup mudah bukan!.

    Untuk lebih banyak informasi terkait Faber Castell ECO Whiteboard Marker bisa lihat  di sini

    Saya kira cukup di sini tulisannya. Intinya, menjadi guru itu pilihan bagi kita. Tetapi jika kita sudah memutuskan untuk menjadi guru maka harus benar-benar totalitas selama menjalaninya. Karena guru adalah orang tua ke dua bagi anak didik. Sukses mereka selain ditentukan orang tua yang utama juga ditentukan oleh guru. Mari nikmati profesi ini dan mencintai siswa kita karena pada akhirnya merekalah yang akan memimpin bangsa kita di tahun yang akan datang. Pemimpin yang baik akan mensejahterakan rakyatnya kelak dan salah satu yang menjadi rakyatnya kelak adalah KITA.

    kelas 5c sd mudabo

    Sebelum beranjak dari tulisan saya ini. Saya sertakan sebuah lirik lagu Guru Belahan Jiwa.

    Isinya sangat dalam, jika ingin mengatahui cara menyanyikannya bisa dicari di internet dengan mengetik guru belahan jiwa mp3 ataupun dalam format instrument guru belahan jiwa. Dan ada juga menyebutnya Maha Guru.

    Guru Belahan Jiwa

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Bunga-bunga bersemi di atas tanah suci
    Mekar indah nan wangi cintamu kan abadi
    Keseluruh penjuru kau tegakkan agama
    Jagat raya gempita menyambut akhlak mulia
    Keseluruh penjuru kau tegakkan agama
    Jagat raya gempita menyambut akhlak mulia

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Kunyanyikan lagumu dengan senandung rindu
    Kekasih yang ditunggu wahai kau Maha Guru
    Berlimpahnya cintamu Mulianya ajaranmu
    Tumbuh subur di kalbu Jantung, darah nadiku
    Guru jalan hidupku hingga akhir hayatku
    Ku ikut agamamu jangan tinggalkan aku

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Bunga-bunga bersemi di atas tanah suci
    Mekar indah nan wangi cintamu kan abadi
    Guru jalan hidupku hingga akhir hayatku
    Ku ikut agamamu jangan tinggalkan aku
    Janganlah Kau tergoda oleh surga dunia
    Karena tujuan kita hanya Dia semata

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Wahai para perindu tetapkanlah langkahmu
    Menuju sang petunjuk jalan lautan biru

    Wahai para perindu tetapkanlah langkahmu
    Menuju sang petunjuk jalan lautan biru

    Tuk menggapai fitrahmu makna kesucianmu
    Tuk menggapai fitrahmu makna kesucianmu

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Guru jalan hidupku hingga akhir hayatku
    Ku ikut agamamu jangan tinggalkan aku

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama
    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Guru belahan jiwa Kekasih yang sempurna
    Akhlakmu mempesona Duhai bulan purnama

    Leave a Comment

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    This div height required for enabling the sticky sidebar